Gatal pada Bayi yang Harus Diketahui
May 22, 2019 Comments..0 Tags: ,
gatal pada bayi

Memiliki kulit putih mulus tentu menjadi dambaan bagi semua orang. Maka dari itu, tak heran jika beberapa darimereka akan mulai khawtir saat kulitnya terdapat bentol gigitan nyamuk saja. Mereka akan rela melakukan apa saja demi memiliki kulit yang bersih dan putih. Karena selain dari segi kecantikan, kesehatan kulit juga menjadi fokus utama untuk tetap dijaga. Fungsi kulit sebagai bagian terluar tubuh terkadang memang membuat kita risih jika terserang penyakit sedikit saja.

Salah satu penyakit kulit yang sering kali mengganggu yaitu ruam kulit. Ruam pada kulit dapat terjadi ketika kulit mengalami infeksi.  Penyebab – penyebab ruam kulit sendiri beraneka ragam.  Biasanya, ruam kulit terjadi karena kulit sensitif, radang kulit, atau pengaruh obat – obatan yang kurang cocok.Secara umum,untuk mengetahui terjadinya ruam kulit dapat dikaitkan dengan perubahan warna kulit atau tekstur kulit yang tidak seperti pada normalnya. Ruam kulit memiliki macam yang berbeda-beda, diantaranya biang keringat, intertrigo, seborrhea, eksim, dermatitis kontak, cacar air, dan masih banyak lagi.

Ruam pada Bayi

Pada tahun pertama, kulit bayi akan sangat rentan terhadap gangguan apapun. Hal ini terjadi karena lapisan kulit pada bayi masih sensitif dan belum sempurna. Kulit bayi yang baru lahir sangat tipis. Ikatan antara sel-selnya masih sangat lemah dan lebih halus. Tak hanya itu, bayi hanya mempunyai pigmen atau lapisan kulit yang sedikit, serta tidak dapat mengatur suhu layaknya orang dewasa. Maka dari itu, dibutuhkan beberapa waktu sekitar satu tahun agar kulit epidermisnya berkembang, dan juga berfungsi secara baik.

Karena kondisi kulit yang masih sensitif, maka sering kali terjadi ruam pada bayi. Ruam ini akan mengakibatkan kondisi gatal pada bayi. Salah satu jenis ruam pada bayi yang sering terjadi yaitu ruam popok. Ruam popok biasanya dialami pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai. Penyebab terjadinya ruam popok yaitu adanya infeksi jamur atau bakteri pada bokong bayi yang terpapar urin dan feses terlalu lama.

Baca Juga :  Ini Dia Tanda-Tanda Hamil Muda Pada Perut

Ruam popok dapat dicegah jika Anda langsung mengganti popok saat dirasa sudah penuh.Hal ini bertujuan untuk menghindari area bokong dan selangkangan agar tidak lembap. Usahakan untuk menjaga agar kulit bayi tetap kering dan bersih setelah berganti popok.

Kondisi ruam pada bayi lainnya yang disebabkan karena penggunaan popok yaitu biang keringat. Selain terjadi pada bagian bokong bayi yang terkena popok, biang keringat biasanya terjadi di bagian leher, punggung, serta wajah. Biang keringat ditandai dengan adanya gelembung-gelembung kecil pada kulit, kulit kemerahan, dan disertai dengan rasa gatal pada bayi. Penyebab terjadinya biang keringat yaitu karena udara yang panas, dan berbagai tingkah si kecil saat beraktivitas.

Anda dapat menghindari terjadinya biang keringat dengan memberikan pakaian yang longgar dan berbahan katun agar dapat menyerap keringat si kecil. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Diaper Rash Cream untuk menghindari terjadinya biang keringat pada bokong. Diaper ini mengandung Zinc Oxide yang merupakan zat pelindung yang lembut. Tak hanya itu, diaper ini juga mengandung Allantoin yang berfungsi untuk melindungi kulit dan anti iritasi serta kandungan Hazel Extract yang mampu mengurangi rasa gatal dan iritasi akibat penggunaan popok yang terlalu lama. Gunakan pula beberapa produk bayi lain untuk menjaga kesehatan kulit.

Proudly powered by WordPress | Theme: Postmag by www.postmagthemes.com.